Inventory . 12 February 2025

Cara Mengelola Stok Barang Secara Sederhana dan Efisien

Majapahit Teknologi - Mengelola stok barang merupakan suatu hal yang sangat penting untuk Perusahaan distribusi. Apalagi dengan stock barang yang sangat banyak tentu saja Anda akan merasa bingung bagaimana cara mengelola stok barang yang baik dan benar serta efektif.

Dengan perkembangan bisnis Perusahaan distribusi serta permintaan pasar yang kian meningkat, pastinya Anda akan menghadapi banyak tantangan yang semakin besar terutama dalam pengolahan stok barang yang baik.

Tips Mengelola Stok Barang Dengan Sederhana

Mengapa Anda harus mengatur stok barang dengan baik dan benar? Jawabannya adalah karena hal tersebut adalah hal yang sangat penting dalam bisnis. Apabila stok barang yang Anda punya masih sedikit, tentu saja akan sangat mudah untuk mengatur stok barang tersebut.

Namun, bagaimana jika bisnis bisnis Anda berkembang dan stok barang yang dikelola oleh Perusahaan semakin banyak sehingga mencapai angka ribuan. Tentu saja Perusahaan akan kewalahan dan bukan hal yang mudah untuk dikerjakan.

Lalu, bagaimana caranya supaya stok barang dapat dikelola atau diatur dengan mudah? Simak penjelasannya sebagai berikut.

Membentuk Daftar & Jumlah Stok Barang

Ketika Anda ingin megelola barang pastinya Anda harus menentukan untuk membuat daftar dan jumlah stok barang. Mengapa demikian harus membuat seperti itu? alasannya adalah karena dengan informasi tersebut, Anda bisa mengontrol kegiatan inventaris.

Selain itu, Anda pun bisa menganalisa barang mana yang paling sering terjual dan barang yang sudah semakin menumpuk tidak terjual. Dengan begitu, Anda bisa melakukan langkah yang tepat untuk bisa menyesuaikan keadaan stok barang yang terdapat pada Perusahaan Anda.

Misalnya, Ketika Anda sudah tidak ada atau kekurangan stok, maka Anda akan segera mengetahui kapan barang ini harus ditambah. Dengan begitu, Anda bisa mengontrol dalam penyetokan barang dengan baik.

Tips untuk memperoleh informasi mengenai inventaris dan ketersediaan stok barang secara optimal adalah dengan mencatat setiap pergerakan barang yang keluar dan masuk. Pencatatan ini bisa dilakukan secara manual menggunakan formulir, atau lebih efisien dengan memanfaatkan aplikasi digital.

Cek Barang (Stok Opname)

Langkah selanjutnya yang harus Anda lakukan adalah dengan mengecek barang secara berkala. Mengapa harus demikian? Karena dalam tempat penyimpanan tentu saja seringkali terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Misalnya seperti barang hilang, rusak atau dipindahkan tanda ada laporan tertentu.

Dengan demikian, informasi mengenai jumlah stok yang Anda punya akan berbeda dengan jumlah stok fisik yang terdapat pada gudang.

Maka dari itu, alangkah baiknya Anda mengecek barang secara teratur. Apakah barang tersebut masih sesuai dengan informasi dalam laporan yang Anda punya? Ataukah tidak? Oleh karena itu, langkah ini harus Anda lakukan agar Anda mengetahui informasi stok barang secara akurat.

Pastikan Cek Ulang Barang Yang Akan Disimpan

Anda juga perlu memastikan dengan cermat apakah barang tersebut rusak, salah produksi, atau memiliki masalah lainnya. Dengan memeriksa kembali barang yang akan disimpan, Anda akan mendapatkan informasi yang lebih akurat untuk dicatat.

Selain itu, langkah ini dapat dilakukan dengan memberikan kode pada setiap barang, yang bertujuan untuk memastikan apakah barang tersebut sudah tercatat dalam tumpukan stok yang ada.

Membuat Forecast Persediaan

Forecast Persediaan merupakan perkiraan jumlah barang yang nantinya akan Anda tambahkan dengan tujuan untuk stok pada gudang. Cara yang paling bagus untuk melaksanakan Forecast persediaan ialah dengan melihat data-data berbagai penjualan pada periode sebelumnya.

Baca : Tips Meningkatkan Inventory

Sebagai contoh, jika Anda menjual sekitar 1.000 barang pada setiap bulannya selama 12 bulan terakhir, ada kemungkinan besar bahwa Anda akan membutuhkan sekitar 1.000 barang juga untuk bulan selanjutnya. Sebagai catatan, Anda juga tidak boleh melupakan momen besar seperti libur sekolah, Idul Fitri dan lain sebagainya.

Hal ini pun juga tergantung dari bagaimana jenis barang yang dijual oleh Anda. Namun, pada momen tersebut biasanya akan membuat omset Anda kian meningkat.

Stok barang Lama Dikeluarkan Terlebih dahulu

Hal ini merupakan prinsip utama dalam pengelolaan stok barang yang sangat penting untuk Anda ketahui. Keluarkan barang yang lebih lama terlebih dahulu, bukan stok barang yang terbaru. Jika setelah melakukan peramalan persediaan Anda menemukan bahwa beberapa stok barang perlu dikeluarkan.

Maka, keluarkan terlebih dahulu barang yang memiliki usia paling lama. Dengan menerapkan tips ini, Anda dapat menghindari risiko kerugian, terutama jika Anda menjual barang-barang yang mudah busuk atau basi, seperti buah-buahan dan susu.

cara mengelola stok barang dengan baik dan benar pada gudang

Lalu bagaimana jika barang yang tidak mudah basi atau busuk? Tentu saja dengan Anda menjalankan tips ini. Maka kondisi barang akan selalu terjaga dengan sangat baik dan selalu prima.

Mengatur Tempat Penyimpanan

Ketika Anda sudah mengetahui bagaimana cara mengelola stok barang, maka Anda harus mengatur tempat penyimpanan dengan tujuan agar terlihat lebih tertata, rapi, dan efisien. Dengan menyusun barang secara teratur, Anda akan lebih mudah dalam mengambil barang yang dibutuhkan.

Kemungkinan kerusakan barang juga akan berkurang, dan Anda tidak akan kesulitan mencari barang yang diperlukan. Selain itu, jika Anda memiliki banyak jenis barang, pisahkan dan sesuaikan dengan kategori masing-masing.

Jangan lupa untuk menyediakan rak khusus untuk barang-barang yang sering terjual, dan tempatkan di area yang mudah dijangkau agar Anda dapat mengambilnya dengan lebih cepat.

Melakukan Analisis

Pastinya Anda memiliki produk-produk tertentu yang memerlukan perhatian lebih dibandingkan produk lainnya. Mengapa perlu melakukan analisis terhadap produk?

Tujuannya tentu saja untuk membantu Anda menentukan barang mana yang perlu ditambah, dikurangi, atau bahkan dihentikan sama sekali.

Cara melakukan analisisnya adalah dengan membagi produk Anda ke dalam 3 kategori berikut:

  1. Produk dengan nilai tinggi namun tingkat penjualannya rendah
  2. Produk dengan nilai menengah dan tingkat penjualan tinggi
  3. Produk dengan nilai rendah namun tingkat penjualannya tinggi

Dengan melakukan analisis tersebut, Anda akan lebih memahami produk mana yang perlu mendapatkan perhatian lebih. Misalnya, produk dalam kategori pertama yang memerlukan perhatian ekstra karena dampaknya yang lebih besar.

Simak Juga : Bagaimana Strategi Inventory Control Yang Baik ?

Memberikan Kode Pada Barang

Saran berikutnya adalah dengan memberikan kode pada barang yang Anda miliki, terutama jika Anda menjual berbagai macam jenis barang dengan variasi warna, tipe, dan lainnya.

Mengapa harus memberikan kode barang tersebut? Tentu saja hal ini akan membantu Anda untuk mengetahui jenis barang yang lebih spesifik saat penjualan.

Kode ini juga akan memudahkan Anda dalam mencari barang ketika pelanggan menanyakan atau bahkan memesan barang dengan warna atau ukuran tertentu, serta membantu menata barang di gudang. Selain itu, kode tersebut bisa dipindai menggunakan barcode scanner.

Otomatiskan Manajemen Inventaris

Cara yang paling efisien dan efektif adalah dengan mempercayakan penggunaan software inventory untuk mengelola stok barang Anda secara otomatis. Software ini sangat berguna, terutama jika Anda memiliki toko atau gudang di perusahaan Anda.

Sistem ini akan membantu Anda mengotomatiskan berbagai aktivitas pengelolaan inventaris yang memakan banyak waktu, seperti pelacakan stok, pengambilan barang, perkiraan stok, dan lain sebagainya.

Dengan demikian, Anda dapat mengotomatisasi operasional dan mengurangi waktu serta biaya yang dikeluarkan perusahaan.

Kesimpulan

Dengan Anda mengelola stok barang tentu saja akan menjadi salah satu faktor yang sangat krusial pada Perusahaan. Karena pengelolaan stok barang yang baik dan benar akan memaksimalkan pendapatan Anda.

Bagikan artikel ini: