Apa Saja Persamaan & Perbedaan Inventory dan Warehouse Management System ?

Majapahit Teknologi – Dalam suatu perusahaan industri baik manufacturing maupun distribution, di dalamnya terdapat bagian bagian sistem managerial yang di buat pemilik industri tersebut. Mulai dari penyetokan bahan baku, proses produksi, pencatatan dan proses akhir. banyak yang masih bingung mengenai perbedaan inventory dan warehouse yang sering di salah artikan.

Inventory dan warehouse adalah istilah inggris di mana mengacu pada stok bahan baku perusahaan. jika inventory di artikan sebagai persediaan bahan baku, sedangkan warehouse di artikan sebagai penyimpanan bahan di gudang. dalam prosesnya, inventory dan warehouse sama-sama menggunakan sistem managemen yang di atur serapi mungkin.

Perusahaan yang menggunakan manajemen inventori dan warehouse di antaranya seperti perusahaan industri garmen, sepatu, kabel, furniture, makanan dan lain-lain. Tidak hanya untuk perusahaan skala besar saja, managemen inventory dan warehouse juga di butuhkan untuk mengelola pasokan bahan skala menengah ke bawah.

Kedua istilah tersebut dapat anda ketahui lebih lanjut dengan adanya pembahasan mengenai perbedaan inventory dan warehouse di bawah ini.

Definisi Inventory

Apa itu Inventory ? Inventory merupakan suatu bagian yang berperan sebagai tempat untuk penyetokan bahan baku oleh suatu industri. Inventory ini biasanya berisi proses penerimaan bahan pasokan, pencatatan biaya, pengendalian bahan masuk dan keluar, serta pengecekan kualitas bahan.

Karena manajemen inventory ini terdapat sub bagian di dalamnya baik itu industri besar atau kecil, maka di butuhkan tenaga sesuai dengan kemampuannya mengelola pasokan bahan di inventory tersebut. Misalnya karyawan bagian pencatatan inventaris berbeda tugasnya dengan karyawan yang posisi mengawasi barang masuk.

Definisi Warehouse

Warehouse Management System ( WMS ) merupakan suatu bagian di dalam perusahaan industri yang berperan dalam proses penyimpanan bahan setelah di alirkan dari bagian inventory.

Warehouse sering di sebut sebagai gudang penyimpanan bahan baku mentah maupun barang jadi setelah di produksi. Di dalamnya terdapat beberapa sub bagian lagi dengan proses yang berbeda.

Perbedaan Inventory dan Warehouse

Seperti pada gudang untuk menerima pasokan bahan masuk, gudang untuk menyimpan pasokan bahan, dan juga gudang untuk mengeluarkan pasokan bahan untuk di alirkan ke proses selanjutnya.

Barang yang di alirkan ke warehouse ini biasanya di lakukan setelah proses manajerial pada bagian inventory atau persediaan bahan.

Persamaan Pada Inventory Dan Warehouse

Pada bagian inventory dan warehouse, sama sama memerlukan tenaga untuk mencatat barang barang yang ada di dalam inventori dan warehouse.

Proses pencatatan tersebut biasanya di catat secara manual berupa form. Atau alternative yang mudah yakni menggunakan bantuan personal computer.

Penggunaan perangkat PC biasanya berisi software aplikasi yang di khususkan untuk mengelola stok barang di dalam inventory dan warehouse. Nantinya dapat di pantau secara mudah oleh kepala bagian serta pemilik industri tersebut.

Dalam setiap menginput pasokan bahan baku masuk dan keluar, biasanya tercantum kode-kode barang. Hal itu dapat memudahkan para karyawan untuk membedakan setiap barang mentah, setengah jadi dan barang jadi.

Perbedaan Antara Inventory Dan Warehouse

Walaupun memiliki persamaan dalam pengelolaan barang, namun pada dasarnya inventory dan warehouse adalah bagian yang berbeda dalam suatu industri.

Untuk mengetahui perbedaan inventory dan warehouse, mari kita simak di bawah ini :

Kompleksitas

Di antara keduanya, bagian warehouse atau gudang lebih memiliki kompleksitas dalam mengelola barang produksi. Di mana perusahaan dapat mengetahui setiap detil barang yang di simpan di dalam gudang. sedangkan inventory hanya berfungsi untuk menunjukkan jumlah stok barang masuk dan keluar.

Integrasi

Di bagian inventory, menjadi proses awal pasokan bahan baku di kelola untuk di alirkan ke proses selanjutnya yakni bagian warehouse. Di dalam warehouse, pasokan bahan di kelola menjadi beberapa sub bagian yang berbeda-beda. Seperti pengecekan kualitas barang, pengaliran barang ke sistem produksi, serta pendistribusian barang ke luar gudang.

Control

Dalam manajemen inventory atau persediaan, pihak perusahaan hanya memantau mengenai kuantitas barang inventaris yang di miliki. Sedangkan dalam manajerial warehouse, perusahaan memantau dari segala aspek.

Di mana dapat mengetahui posisi barang yang di simpan di gudang ada di mana saja. untuk memudahkannya, setiap bahan di bedakan menggunakan kode-kode tertentu.

Baca Juga : konsep warehouse management system

Setelah di jelaskan panjang lebar mengenai perbedaan inventory dan warehouse, kini anda sudah mulai bisa membedakannya. Baik inventory (persediaan) maupun warehouse (gudang) memiliki peran penting bagi berlangsungnya suatu industri di dalam perusahaan.

Dengan pengelolaan manajemen yang baik, maka kedua bagian tersebut bebas dari kendala. Walaupun setiap bagian pasti terdapat risiko yang dapat terjadi dalam prosesnya.

Kesimpulan

Itulah pemaparan mengenai perbedaan inventory dan warehouse yang perlu anda ketahui. Walaupun memiliki fungsi dan peran yang berbeda, namun inventory dan warehouse ini sama-sama mengatasi barang-barang industri. Di mana memudahkan perusahaan dalam memantau pengelolaan stok dan kebutuhan pasokan.

Whatsapp