ERP . 01 April 2021

Modul Utama Pada Sistem ERP Yang Sudah Terintegrasi

Majapahit.id - Eksistensi sistem ERP pada saat ini menjadi salah satu unit dengan fungsional di suatu Perusahaan yang bisa berbagi data serta informasi. Oleh karena itu, hal inilah yang akan meningkatkan sinergitas antara 1 elemen dengan yang lainnya di Perusahaan.

Selain itu, ERP juga bukan hanya berfungsi sebagai aplikasi yang berfungsi untuk menangani data secara elektronik dan akan memprosesnya secara detail dengan keunggulannya yang berkualitas dalam menyajikan data serta informasi analisa secara real time untuk kapan saja ketika saat dibutuhkan.

Perlu diketahui, ERP di tingkatkan berdasarkan modul fungsional yang memang digunakan pada setiap jenis operasi & dapat disinkronkan dengan berbagai aktivitas yang terdapat di Perusahaan Anda.

Modul Utama Pada Sistem ERP

Modul ERP adalah sebuah sistem informasi yang sudah terintegrasi dan bisa membantu kebutuhan sistem informasi secara detail untuk unit yang berbeda-beda pada suatu Perusahaan.

Sistem ini terdiri dari berba gai macam modul yang memang telah disediakan dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan dalam suatu Perusahaan.

Modul tersebut dimulai dari untuk sebuah proses distribusi hingga modul yang memang menangani masalah keuangan pada suatu Perusahaan.

Secara umum, modul ERP di bagi menjadi 3 modul utama, yakni sebagai berikut.

Akuntansi & Finansial

Modul pertama adalah akuntansi serta finansial yang bertujuan untuk bisa menangani bagian tersebut pada sebuah Perusahaan yang memang terkait dengan keuangan.

Sebagai contoh, misalnya untuk membenahi pembayaran hutang, pajak, kredit atau bahkan laporan keuangan dan lain sebagainya.

Sumber Daya Manusia

Pada bagian modul SDM di fungsikan untuk bisa membenahi pada bagian manajemen sumber daya manusia atau biasa di bilang dengan istilah Human Management (HRM).

Misalnya seperti pembuatan jadwal kerja, perhitungan gaji dan lain sebagainya.

Operasi

Selanjutnya adalah modul operasi yang biasanya akan menangani sebuah proses operasional pada sistem ERP. Misalnya seperti dashboard, web, email, produksi dan lain sebagainya.


Modul ERP Yang Terintegrasi

Walaupun sebagai modal utama, ketiga modul ini tidak harus berada dalam satu sistem ERP, tetapi modul ini harus berada pada sistem database terpusat. Mengapa ? Karena hal ini akan bisa memudahkan penggunaan dengan satu data terpusat.

Dari ketiga modul utama yang telah dijelaskan akan dibagi menjadi sistem informasi yang telah di integrasi kedalam sistem ERP, sebagai berikut.

Supply Chain Management (SCM)

Pada modul SCM ini mempunyai fungsi untuk bisa membantu melaksanakan efektifitas serta efisiensi dari suppliers, warehouse, dan storares. SCM menjadi peran penting dalam fokus terkahir dalam pengembangan ERP yang mempunyai kaitannya dengan proses perencanaan, optimalisasi, penyimpanan dan lain sebagainya.

Sub Modul SCM

  • Sales & Distribution.
  • Materilas Management.
  • Logistics Execution.
  • Plant Maintenance.
  • Production Planning & Control.

Finansial Resource Managament (FRM)

Kemudian terdapat modul finansial resource management yang memiliki tugas untuk bisa mengumpulkan serta mengelola data finansial pada Perusahaan.

Hal tersebut dimulai dari data penjualan, pembelian, sampai dengan hutang Perusahaan.

Dengan begitu, akan mampu untuk menyajikan laporan dari hasil data yang berasal dari beberapa departemen yang bersangkutan.

Sub Modul FRM

  • Financial Accounting.
  • Treasury.
  • General Accounting.
  • Enterprise Controlling
  • Controlling

Human Resource Management (HRM)

Pada modul bagian HRM ini akan membantu Perusahaan dalam mengelola SDM dengan optimal. Karena SDM merupakan asset tersebesar dalam sebuah Perusahaan.

Tanpa adanya sebuah SDM, maka seluruh pekerjaan dimulai dari menganalisa data hingga penentuan strategi dan lain sebagainya akan mengalami masalah.

Oleh karena itu, dengan adanya sistem modul HR , maka permasalahan dan penataan SDM yang baik akan berjalan dengan lancar serta teratur.

Hal ini dikarenakan pekerjaan HRM yang berfungsi mencakup mengelola informasi staff karyawan, pelacakan jam kerja, kehadiran dan lain sebagainya.

Sub Modul HRM

  • Payroll
  • Training & Event Management
  • Travel Managament
  • Organizational Management

Iventory Management

Ketika Anda memiliki sebuah Perusahaan dengan mengelola stok barang tentu saja Anda membutuhkan modul manajemen inventory di dalam sistem ERP tersebut. Dengan modul ini, pastinya memiliki fungsi untuk bisa melacak stok, pemesanan ke pemasok dan lain sebagainya.

Sub Modul Inventory Management

  • Manajamen Gudang
  • Pengambilan Stok
  • Pengepakan Stok
  • Manajamen Pemasok
  • Pelacak Pengiriman

Customer Relationship Management (CRM)

CRM ialah sebuah sistem informasi yang terintegrasi dengan ERP. Modul CRM berfungsi untuk digunakan merencanakan, penjadwalan, mengendalikan aktivitas sebelum dan sesudah penjualan pada sebuah Perusahaan.

Selain itu, CRM juga bisa mengoprasikan seluruh aspek yang memang berhubungan dengan calon pelangggan dan pelanggan saat ini. Aspek ini berpusat pada panggilan, tenaga penjualan, pemasaran, support serta layanan lapangan.

Warehouse Management

Warehouse Management merupakan salah satu sebuah sistem yang sudah terintegrasi dengan ERP. Modul ini akan membantu Perusahaan untuk mengelola operasi harian pada gudang, mengurus orderan, monitor pekerjaan dan lain sebagainya.

Baca Juga : Apa itu data warehouse management ?

Sub Modul Warehouse Management

  • Pelacakan Perpindahan Stok
  • Audit Inventaris
  • Prakiraan Inventaris
  • Manajamen Pengiriman
  • Manajemen Bill Of Materials

Kesimpulan

Modul mini ERP akan senantiasa membantu Perusahaan Anda dengan optimal dan dengan memiliki modul tersebut, sebuah Perusahaan akan dengan mudah untuk menjalankan bisnisnya.

Selain itu, informasi atau modul ini bisa dikembangkan lagi sesuai dengan kebutuhan Perusahaan nantinya.

Bagikan artikel ini: