Update . 24 January 2023

Web Scraping: Definisi, Teknik Dasar dan Cara Kerja yang Perlu Anda Ketahui

Dalam programming, tentu saja Anda tidak asing dengan beberapa istilah seperti firebase, database, proxy, dan lain – lain. Salah satunya adalah webscaping. Dimana, dalam pembentukan sebuah aplikasi berbasis web tentu saja dibutuhkan sebuah komponen Bernama webscaping. 

Pembelajaran webscaping ini sangat dibutuhkan, terutama bagi Anda yang ingin terjun ke dunia programming. Oleh sebab itu, melalui artikel ini Anda akan mendapatkan ilmu pengetahuan seputar pengertian, dasar – dasar, Teknik dari webscaping tersebut. Lantas, apa sajakah ilmu dari webscaping yang akan dipelajari pada artikel ini?

Apa itu Webscaping?

Webscraping umumnya merupakan proses pengambilan data yang dapat dilakukan secara manual maupun otomatis. Dimana metode manualnya diperoleh dengan langsung menyalin data secara copy paste dari sebuah website, sedangkan yang otomatis menggunakan bentuk pemograman atau koding melalui aplikasi atau extension browser. Selanjutnya, aplikasi akan membaca data dan terjadilah proses penyalinan data tersebut.

Dasar-Dasar dari Webscraping

Terdapat dua Teknik dasar dalam webscraping untuk memudahkan Anda memahaminya terutama bagi Anda seorang pemula. Adapun dua Teknik dasar dari webscraping yang perlu Anda ketahui akan dijelaskan pada uraian berikut ini:

Webscraping Manual

Dasar Teknik webscraping pertama dilakukan secara manual seperti yang telah dijelaskan sebelumnya. Adapun cara manual tersebut ykni dalam melakukan copy paste dari website ke database tujuan. Umumnya, eror lebih sedikit ditemukan pada Teknik dasar ini tetapi memiliki kelemahan memakan waktu.

Webscraping Otomatis

Selanjutnya, adalah Teknik webscraping otomatis. Dimana, Teknik ini memungkinkan Anda menggunakan aplikasi tambahan untuk penyalinan data. Adapun aplikasi – aplikasi yang digunakan yakni google sheets, Xpath, Parsing, Regular Expression, dan aplikasi lainnya. Tentu dengan menggunakan aplikasi error tidak menjamin hilang tetapi memakan waktu yang lebih sedikit dibandingkan Teknik manual.

Teknik – Teknik Web Scraping

Teknik dasar web scraping

Jika dua Teknik dasar dijelaskan secara singkat di atas, maka di bawah ini akan diperjelas mengenai Teknik – Teknik yang digunakan oleh webscraping.

Adapun berbagai macam Teknik web scraping yang dapat Anda pilih sesuai kenyamanan serta kemampuan Anda masing – masing adalah sebagai berikut:

Menyalin Data secara Manual

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya cara ini hanya memungkinkan Anda melakukan copy paste dari website yang hendak dicopy ke website yang dituju. Cara ini cukup mudah dilakukan bahkan bagi seorang pemula webscraper yang tentu saja baru terjun pada dunia programming dan memutuskan melakukan Teknik manual ini.

Menggunakan Regular Expression

Teknik selanjutnya yang dilakukan adalah menggunakan regular expression. Dimana, regular expression ini merupakan tambahan aplikasi yang memungkinkan kita dapat melakukan penyalinan data otomatis dari website yang dikehendaki ke website tujuan.

Parsing HTML

Seperti yang disebutkan pada dasar – dasar webscraping, dimana terdapat melakukan penyalinan data otomatis melalui parsing yaitu parsing HTML. Cara yang dilakukan adalah dengan menggunakan Javascript untuk melakukan penargetan pada halaman linear HTML dan nested HTML. 

Menganalisa DOM

DOM atau dikenal dengan Document Object Model merupakan sebuah dokumen berisikan data berupa konten, style, dan struktur file berbentuk XML pada sebuah website. DOM menjadi cara alternatif setelah Parsing HTML.

Menggunakan XPath

Aplikasi selanjutnya yang dapat digunakan untuk webscraping adalah XPath. Dimana, cara kerjanya adalah menggunakan Bahasa programming. Untuk Anda yang cukup ahli dalam dunia programming dapat melakukan cara cepat ini.

Menggunakan Google Sheet

Aplikasi terakhir lainnya yang dapat digunakan sebagai webscraping adalah dengan google sheet. Dimana, aplikasi yang cukup umum ini dapat digunakan sebagai Teknik webscraping menggunakan fitur fungsi import XML. Cara ini dapat juga dilakukan untuk mengecek sebuah website aman atau tidak dalam melakukan scraping.

Baca : Docker : Pengertian, Fungsi, Cara Kerja & Cara Instalnya

Cara Kerja Webscraping

Melalui berbagai penjelasan di atas, tentu saja sangat jelas mengenai cara kerja webscraping tersebut. Dimana, melakukan penyalinan data antar website yang dapat dilakukan secara manual (dianjurkan untuk pemula), selanjutnya secara otomatis dengan menggunakan aplikasi. 

Anda tentu saja dapat menyesuaikan kebutuhan Teknik Anda dalam menggunakan web scraping. Pastikan, cara tersebut telah Anda pahami dengan baik sehingga tidak mengalami data error dalam proses penyalinan data.

Manfaat dari Web Scraping

Manfaat web scraping

Terdapat beberapa manfaat dari web scraping yang dapat Anda ketahui dengan baik melalui uraian – uraian berikut ini:

Competitor Monitoring

Dengan web scraping Anda dapat melakukan competitor monitoring. Dimana Anda, dapat melakukan pelacakan mengenai apa yang dilakukan oleh competitor atau melakukan evaluasi mengenai apa kekurangan yang dimiliki oleh website atau aplikasi Anda tersebut. Pastikan, untuk melakukan proses competitor monitoring dengan sportif ya!

Penentuan Harga

Manfaat selanjutnya dari web scraping adalah penentuan harga. Dimana, Anda dapat melakukan penentuan harga secara mandiri sebab telah memahami Teknik dan proses untuk pendirian sebuah aplikasi atau website tersebut. Kini, Anda dapat bijak dalam memperoleh profit terutama yang terjun ke bidang programming bisnis.

Mendapatkan Leads

Dalam proses pendirian sebuah aplikasi atau website, tentu saja Anda akan mendapatkan leads, ditambah dengan webscraping ini yang tentu akan memunculkan berbagai ide, inspirasi, dan inovasi bagi website atau aplikasi Anda tersebut. Terutama, apabila Anda sedang buntu dalam mencari ide pengembangan sebuah aplikasi.

Kendala dalam Melakukan Web Scraping

Terdapat beberapa kendala yang harus Anda ketahui ketika melakukan proses webscraping. Dimana, kendala ini dapat Anda pelajari dengan baik agar diminimalisir di kemudian hari penggunaan web scraping. Adapun kendala dalam melakukan web scraping adalah sebagai berikut:

  • Tambahan biaya bagi seseorang dengan modal terbatas
  • Memiliki kemampuan khusus bagi pemula yang ingin melakukan web scraping 
  • Dapat terjadi human error apabila tidak dilakukan dengan teliti
  • Terkesan menjiplak apabila tidak dibarengi dengan inovasi baru
  • Terkadang terhalang oleh beberapa server terbatas atau koneksi terbatas sehingga harus menggunakan provider atau pilihan aplikasi yang kuat akses.

Kesimpulan

Kesimpulan mengenai web scraping adalah web scraping dapat dijadikan cara paling mudah dan tepat apabila Anda membutuhkan data tambahan pada aplikasi atau website Anda.

Anda dapat memilih Teknik yang sesuai dengan keinginan dan kemampuan Anda yang tentu saja sangat beragam, baik secara manual maupun otomatis dengan aplikasi tambahan.

Selain itu, web scraping memiliki manfaat lain yakni menambahkan ide atau motivasi bagi seorang pengembang aplikasi. Dimana, ide tersebut bahan pokoknya dapat diperoleh dari website lain, atau bahkan website Anda sendiri yang ditujukan kepada website Anda lainnya.

Tentu saja, dibalik itu terdapat kelemahan dari webscraping yang dianggap menjadi cara paling gampang untuk melakukan penyalinan data.

Melalui berbagai penjelasan – penjelasan di atas, tentu saja Anda dapat mempelajari mengenai web scraping dengan baik dan dapat langsung mempraktekannya. Terutama, apabila Anda adalah seorang pemula dan membutuhkan ilmu mengenai webscraping tersebut.

Bagikan artikel ini: