{"id":101795,"date":"2026-09-03T10:15:53","date_gmt":"2026-09-03T03:15:53","guid":{"rendered":"https:\/\/majapahit.id\/blog\/2026\/09\/03\/apa-itu-invoice\/"},"modified":"2026-09-03T10:15:53","modified_gmt":"2026-09-03T03:15:53","slug":"apa-itu-invoice","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/majapahit.id\/blog\/2026\/09\/03\/apa-itu-invoice\/","title":{"rendered":"Apa Itu Invoice: Panduan Praktis untuk Pemilik Usaha"},"content":{"rendered":"<p><strong>Invoice adalah dokumen tagihan yang dikirim penjual kepada pembeli, berisi rincian barang atau jasa yang sudah diserahkan beserta jumlah yang harus dibayar dan batas waktu pembayarannya.<\/strong> Sederhananya, invoice adalah surat resmi yang bilang: ini yang sudah kami kerjakan, sekian nilainya, tolong dibayar sebelum tanggal sekian. Invoice bukan bukti bahwa uang sudah diterima. Bukti penerimaan uang namanya kwitansi, dan itu dokumen yang berbeda.<\/p>\n<p>Bagian yang jarang dibahas artikel lain: invoice yang formatnya salah adalah salah satu penyebab paling sepele sekaligus paling sering dari pembayaran yang telat. Bagian keuangan di perusahaan besar tidak akan mengejar Anda untuk membetulkan tagihan. Mereka cukup menaruh invoice itu di tumpukan &#8220;pending&#8221; dan menunggu Anda menelepon dua minggu kemudian. Artikel ini ditulis dari sudut pandang orang yang menagih, bukan dari sudut pandang mahasiswa akuntansi.<\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_85 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-custom ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #383838;color:#383838\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #383838;color:#383838\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/majapahit.id\/blog\/2026\/09\/03\/apa-itu-invoice\/#Fungsi_invoice_dalam_operasional_harian\" >Fungsi invoice dalam operasional harian<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/majapahit.id\/blog\/2026\/09\/03\/apa-itu-invoice\/#Isi_invoice_yang_bikin_tagihan_lolos_verifikasi\" >Isi invoice yang bikin tagihan lolos verifikasi<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/majapahit.id\/blog\/2026\/09\/03\/apa-itu-invoice\/#Jenis_invoice_yang_umum_dipakai_di_Indonesia\" >Jenis invoice yang umum dipakai di Indonesia<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/majapahit.id\/blog\/2026\/09\/03\/apa-itu-invoice\/#Cara_membuat_invoice_yang_benar\" >Cara membuat invoice yang benar<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/majapahit.id\/blog\/2026\/09\/03\/apa-itu-invoice\/#Invoice_kwitansi_nota_dan_faktur_pajak\" >Invoice, kwitansi, nota, dan faktur pajak<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/majapahit.id\/blog\/2026\/09\/03\/apa-itu-invoice\/#Kenapa_invoice_sering_telat_dibayar\" >Kenapa invoice sering telat dibayar<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/majapahit.id\/blog\/2026\/09\/03\/apa-itu-invoice\/#Contoh_nyata_dari_Excel_ke_sistem\" >Contoh nyata: dari Excel ke sistem<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/majapahit.id\/blog\/2026\/09\/03\/apa-itu-invoice\/#Kapan_cukup_pakai_aplikasi_jadi_kapan_perlu_sistem_sendiri\" >Kapan cukup pakai aplikasi jadi, kapan perlu sistem sendiri<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/majapahit.id\/blog\/2026\/09\/03\/apa-itu-invoice\/#Butuh_sistem_tagihan_yang_menyatu_dengan_operasional_Anda\" >Butuh sistem tagihan yang menyatu dengan operasional Anda?<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/majapahit.id\/blog\/2026\/09\/03\/apa-itu-invoice\/#Pertanyaan_yang_sering_diajukan\" >Pertanyaan yang sering diajukan<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-11\" href=\"https:\/\/majapahit.id\/blog\/2026\/09\/03\/apa-itu-invoice\/#Apakah_invoice_adalah_bukti_bayar\" >Apakah invoice adalah bukti bayar?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-12\" href=\"https:\/\/majapahit.id\/blog\/2026\/09\/03\/apa-itu-invoice\/#Apakah_invoice_harus_dibayar\" >Apakah invoice harus dibayar?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-13\" href=\"https:\/\/majapahit.id\/blog\/2026\/09\/03\/apa-itu-invoice\/#Invoice_dibuat_oleh_siapa\" >Invoice dibuat oleh siapa?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-14\" href=\"https:\/\/majapahit.id\/blog\/2026\/09\/03\/apa-itu-invoice\/#Apa_perbedaan_invoice_dan_kwitansi\" >Apa perbedaan invoice dan kwitansi?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-15\" href=\"https:\/\/majapahit.id\/blog\/2026\/09\/03\/apa-itu-invoice\/#Apakah_invoice_boleh_dikirim_dalam_bentuk_PDF_lewat_email\" >Apakah invoice boleh dikirim dalam bentuk PDF lewat email?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-16\" href=\"https:\/\/majapahit.id\/blog\/2026\/09\/03\/apa-itu-invoice\/#Berapa_lama_batas_jatuh_tempo_yang_wajar\" >Berapa lama batas jatuh tempo yang wajar?<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-17\" href=\"https:\/\/majapahit.id\/blog\/2026\/09\/03\/apa-itu-invoice\/#Bacaan_lanjutan\" >Bacaan lanjutan<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Fungsi_invoice_dalam_operasional_harian\"><\/span>Fungsi invoice dalam operasional harian<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Di atas kertas, invoice punya empat fungsi. Dalam praktiknya, tiga di antaranya baru terasa penting saat ada masalah.<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Dasar penagihan.<\/strong> Tanpa invoice, klien korporat tidak punya dokumen untuk diproses. Sistem keuangan mereka butuh nomor tagihan untuk membuka proses pembayaran.<\/li>\n<li><strong>Catatan piutang.<\/strong> Invoice yang belum dibayar adalah piutang. Kalau Anda tidak mencatat invoice secara rapi, Anda tidak tahu berapa uang Anda yang sedang berada di tangan orang lain.<\/li>\n<li><strong>Bukti perjanjian yang sudah dijalankan.<\/strong> Saat ada sengketa soal lingkup pekerjaan, invoice yang merinci item dan sudah disetujui lewat email jadi pegangan.<\/li>\n<li><strong>Dokumen pendukung pembukuan dan pajak.<\/strong> Invoice adalah salah satu dokumen yang menjelaskan asal usul pemasukan Anda saat pembukuan disusun.<\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Isi_invoice_yang_bikin_tagihan_lolos_verifikasi\"><\/span>Isi invoice yang bikin tagihan lolos verifikasi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Ini daftar yang kami pakai sebagai patokan. Kalau salah satunya kosong, kemungkinan besar invoice akan dikembalikan atau tertahan.<\/p>\n<ol>\n<li><strong>Nomor invoice yang unik dan berurutan.<\/strong> Contoh format yang aman: INV\/2026\/09\/017. Jangan pernah memakai nomor yang sama dua kali, karena sistem keuangan klien akan menolaknya sebagai duplikat.<\/li>\n<li><strong>Tanggal terbit dan tanggal jatuh tempo.<\/strong> Tulis tanggalnya secara eksplisit, bukan cuma &#8220;30 hari&#8221;. Banyak selisih pemahaman terjadi karena penjual menghitung dari tanggal kirim, sementara klien menghitung dari tanggal invoice diterima bagian keuangan.<\/li>\n<li><strong>Identitas lengkap kedua pihak.<\/strong> Nama badan usaha, alamat, NPWP jika ada, dan nama orang yang menjadi kontak. Untuk klien korporat, tanyakan atas nama entitas mana invoice harus dibuat. Satu grup usaha sering punya beberapa PT.<\/li>\n<li><strong>Rincian item.<\/strong> Deskripsi, kuantitas, harga satuan, subtotal. Hindari satu baris gelondongan bertuliskan &#8220;jasa pengembangan sistem&#8221;. Rincian yang jelas mempercepat verifikasi.<\/li>\n<li><strong>Nomor PO atau nomor kontrak.<\/strong> Ini yang paling sering terlupa. Di banyak perusahaan, invoice tanpa referensi purchase order tidak bisa diproses sama sekali.<\/li>\n<li><strong>Total tagihan beserta komponen pajak dan potongan.<\/strong> Tampilkan terpisah, jangan digabung diam diam ke dalam harga satuan.<\/li>\n<li><strong>Rekening tujuan pembayaran.<\/strong> Nama pemilik rekening harus sama persis dengan nama badan usaha penerbit invoice.<\/li>\n<li><strong>Ketentuan pembayaran dan konsekuensi keterlambatan.<\/strong> Kalimatnya tidak perlu galak, cukup jelas.<\/li>\n<\/ol>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Jenis_invoice_yang_umum_dipakai_di_Indonesia\"><\/span>Jenis invoice yang umum dipakai di Indonesia<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Istilahnya banyak, tetapi yang benar benar sering dipakai usaha di sini cuma beberapa.<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Invoice biasa.<\/strong> Tagihan tunggal atas satu penyerahan barang atau jasa. Ini yang paling umum.<\/li>\n<li><strong>Invoice proforma.<\/strong> Tagihan sementara yang dikirim sebelum pekerjaan selesai atau sebelum barang dikirim, biasanya sebagai dasar pengajuan anggaran atau pembayaran uang muka. Sifatnya belum final dan belum dicatat sebagai penjualan.<\/li>\n<li><strong>Invoice berulang.<\/strong> Terbit otomatis pada periode tetap, misalnya biaya langganan atau retainer bulanan. Cocok untuk usaha jasa dengan pendapatan berkala.<\/li>\n<li><strong>Invoice termin.<\/strong> Satu proyek dipecah jadi beberapa tagihan sesuai tahap penyelesaian. Lazim di proyek konstruksi dan pengembangan sistem.<\/li>\n<li><strong>Nota kredit.<\/strong> Bukan invoice, tetapi pasangannya. Dipakai untuk mengoreksi tagihan yang sudah terbit, misalnya ada barang yang dikembalikan atau salah hitung.<\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Cara_membuat_invoice_yang_benar\"><\/span>Cara membuat invoice yang benar<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Kalau usaha Anda baru mulai dan belum pakai aplikasi apa pun, urutan ini sudah cukup.<\/p>\n<ol>\n<li><strong>Pastikan pekerjaan benar benar sudah diterima.<\/strong> Minta konfirmasi tertulis, sekalipun hanya balasan email singkat. Invoice yang terbit sebelum ada konfirmasi rawan disengketakan.<\/li>\n<li><strong>Tanyakan syarat penagihan klien di awal.<\/strong> Atas nama entitas mana, dikirim ke alamat atau portal apa, apa saja lampiran wajibnya, dan kapan batas kirim tiap siklusnya.<\/li>\n<li><strong>Buat penomoran yang konsisten dan tidak pernah diulang.<\/strong> Tetapkan formatnya sekali, lalu patuhi seterusnya.<\/li>\n<li><strong>Isi rincian item secara spesifik.<\/strong> Sebutkan periode kerja atau nomor surat jalan bila ada, supaya klien mudah mencocokkan.<\/li>\n<li><strong>Cek ulang tiga hal sebelum kirim.<\/strong> Nama entitas penerima, total angka, dan nomor rekening. Tiga ini penyebab revisi paling sering.<\/li>\n<li><strong>Kirim sebagai PDF, simpan salinannya, dan catat tanggal jatuh temponya.<\/strong> Pasang pengingat beberapa hari sebelum jatuh tempo, bukan sesudah.<\/li>\n<li><strong>Tagih susulan dengan sopan tapi tepat waktu.<\/strong> Satu pesan singkat di hari jatuh tempo jauh lebih efektif daripada satu email panjang dua minggu kemudian.<\/li>\n<\/ol>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Invoice_kwitansi_nota_dan_faktur_pajak\"><\/span>Invoice, kwitansi, nota, dan faktur pajak<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Keempatnya sering tertukar. Padahal perannya berbeda dan waktu terbitnya juga berbeda.<\/p>\n<table>\n<thead>\n<tr>\n<th>Dokumen<\/th>\n<th>Terbit kapan<\/th>\n<th>Isinya menyatakan apa<\/th>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<tbody>\n<tr>\n<td>Invoice<\/td>\n<td>Setelah barang atau jasa diserahkan, sebelum dibayar<\/td>\n<td>Permintaan pembayaran atas pekerjaan yang sudah selesai<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Kwitansi<\/td>\n<td>Setelah uang diterima<\/td>\n<td>Pengakuan bahwa pembayaran sudah diterima<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Nota<\/td>\n<td>Saat transaksi terjadi, umumnya ritel dan tunai<\/td>\n<td>Catatan pembelian di tempat<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Faktur pajak<\/td>\n<td>Diterbitkan pengusaha kena pajak lewat sistem resmi DJP<\/td>\n<td>Dokumen perpajakan atas penyerahan barang atau jasa kena pajak<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>Catatan penting: faktur pajak bukan sinonim invoice. Faktur pajak hanya diterbitkan oleh pengusaha yang sudah dikukuhkan sebagai pengusaha kena pajak, melalui aplikasi resmi Direktorat Jenderal Pajak. Kalau usaha Anda belum berstatus PKP, Anda tetap menerbitkan invoice, tetapi tidak menerbitkan faktur pajak. Untuk urusan status PKP dan kewajiban pelaporannya, konsultasikan ke konsultan pajak Anda, bukan ke vendor software.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kenapa_invoice_sering_telat_dibayar\"><\/span>Kenapa invoice sering telat dibayar<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Dari pengalaman menagih ke instansi dan korporat, penyebabnya hampir selalu berulang.<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Invoice masuk lewat pintu yang salah.<\/strong> Dikirim ke orang yang memesan pekerjaan, padahal yang memproses adalah bagian keuangan atau sistem vendor portal. Invoice yang mengendap di inbox seseorang tidak pernah masuk antrean pembayaran.<\/li>\n<li><strong>Ketinggalan periode.<\/strong> Banyak perusahaan menjalankan pembayaran dalam batch mingguan atau dua mingguan. Terlambat satu hari dari batas kirim berarti mundur satu siklus penuh.<\/li>\n<li><strong>Dokumen pendukung kurang.<\/strong> Berita acara serah terima, timesheet, atau laporan progres belum ikut dilampirkan.<\/li>\n<li><strong>Nomor invoice kacau.<\/strong> Ini masalah khas usaha yang masih mengelola invoice pakai Excel dan disalin dari file bulan lalu. Nomor kembar, tanggal jatuh tempo lupa diganti, nama klien masih milik proyek sebelumnya.<\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Contoh_nyata_dari_Excel_ke_sistem\"><\/span>Contoh nyata: dari Excel ke sistem<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Kami pernah membantu sebuah usaha distribusi bahan bangunan di Bekasi yang menerbitkan sekitar 120 invoice per bulan. Semuanya dari satu berkas Excel yang disalin ulang, lalu dicetak dan dikirim manual. Masalah yang mereka rasakan bukan soal teknologi, melainkan soal uang: pemilik tidak pernah tahu persis berapa total tagihan yang sudah lewat jatuh tempo, karena satu satunya cara mengetahuinya adalah membuka file satu per satu.<\/p>\n<p>Setelah penomoran dibuat otomatis, status pembayaran dicatat di satu tempat, dan pengingat jatuh tempo dikirim otomatis tiga hari sebelum tanggalnya, yang berubah bukan jumlah invoice, melainkan kecepatan uang masuk. Rata rata umur piutang mereka turun karena penagihan susulan akhirnya dilakukan tepat waktu, bukan saat pemilik kebetulan teringat.<\/p>\n<p>Pelajarannya sederhana. Nilai sistem invoice bukan pada tampilan dokumennya, melainkan pada kemampuannya menjawab satu pertanyaan kapan saja: siapa yang belum bayar, dan sudah berapa lama.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kapan_cukup_pakai_aplikasi_jadi_kapan_perlu_sistem_sendiri\"><\/span>Kapan cukup pakai aplikasi jadi, kapan perlu sistem sendiri<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Jawaban jujurnya, sebagian besar usaha tidak perlu membangun sistem invoice sendiri. Aplikasi akuntansi atau invoicing siap pakai yang beredar di Indonesia sudah cukup, dan biayanya jauh lebih murah daripada membangun dari nol.<\/p>\n<p>Aplikasi siap pakai biasanya cukup kalau alur penagihan Anda standar, jumlah invoice masih puluhan sampai ratusan per bulan, format yang disediakan bisa diterima klien, dan tidak ada sistem lain yang harus dihubungkan.<\/p>\n<p>Pertimbangkan sistem yang dibangun khusus kalau muncul beberapa kondisi berikut sekaligus:<\/p>\n<ul>\n<li>Invoice harus lahir otomatis dari data operasional yang sudah ada, misalnya dari surat jalan, absensi proyek, atau tiket layanan, sehingga tidak ada pengetikan ulang.<\/li>\n<li>Klien besar Anda mewajibkan format atau alur unggah tertentu ke portal vendor mereka.<\/li>\n<li>Ada logika tagihan yang tidak umum, misalnya penagihan bertahap per termin proyek, retensi, atau perhitungan berbasis pemakaian.<\/li>\n<li>Volume sudah ribuan invoice per bulan dan biaya langganan per pengguna jadi tidak masuk akal.<\/li>\n<li>Data tagihan perlu menyatu dengan sistem gudang, kasir, atau produksi yang sudah Anda pakai.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Kalau kondisi Anda ada di antara keduanya, urutan yang paling hemat adalah: rapikan dulu prosesnya, pakai aplikasi siap pakai selama beberapa bulan, catat apa saja yang benar benar mentok, baru bicara soal membangun sistem. Kami sering menyarankan calon klien menunda pembuatan aplikasi sampai daftar keluhannya konkret, karena membangun sistem di atas proses yang masih berantakan hanya memindahkan kekacauan ke tempat baru.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Butuh_sistem_tagihan_yang_menyatu_dengan_operasional_Anda\"><\/span>Butuh sistem tagihan yang menyatu dengan operasional Anda?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Kalau setelah membaca daftar di atas Anda merasa kebutuhan invoice Anda memang tidak standar, tim kami bisa membantu memetakan alurnya lebih dulu sebelum bicara soal pengembangan. Lihat layanan <a href=\"https:\/\/majapahit.id\/jasa-pembuatan-aplikasi-android-ios-dan-desktop-murah\/\">pembuatan aplikasi bisnis custom<\/a> atau ajak kami mengobrol lewat WhatsApp untuk konsultasi awal tanpa biaya.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pertanyaan_yang_sering_diajukan\"><\/span>Pertanyaan yang sering diajukan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apakah_invoice_adalah_bukti_bayar\"><\/span>Apakah invoice adalah bukti bayar?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Bukan. Invoice adalah permintaan pembayaran, diterbitkan sebelum uang diterima. Bukti bahwa pembayaran sudah diterima adalah kwitansi atau bukti transfer. Menyimpan invoice saja tidak membuktikan tagihan itu sudah lunas.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apakah_invoice_harus_dibayar\"><\/span>Apakah invoice harus dibayar?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Ya, sepanjang barang atau jasanya memang sudah diserahkan sesuai kesepakatan dan rinciannya benar. Invoice adalah tagihan resmi atas kewajiban yang sudah timbul. Kalau ada ketidaksesuaian, pembeli biasanya mengajukan keberatan agar invoice direvisi, bukan mengabaikannya.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Invoice_dibuat_oleh_siapa\"><\/span>Invoice dibuat oleh siapa?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Oleh pihak penjual atau penyedia jasa, yaitu pihak yang berhak menerima pembayaran. Di usaha kecil biasanya dibuat pemilik atau staf administrasi. Di perusahaan yang lebih besar, invoice diterbitkan bagian keuangan berdasarkan data penjualan atau serah terima pekerjaan.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_perbedaan_invoice_dan_kwitansi\"><\/span>Apa perbedaan invoice dan kwitansi?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Bedanya ada pada waktu dan maksud. Invoice terbit sebelum pembayaran dan berisi permintaan bayar. Kwitansi terbit setelah pembayaran dan berisi pengakuan bahwa uang sudah diterima. Satu transaksi bisa menghasilkan keduanya secara berurutan.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apakah_invoice_boleh_dikirim_dalam_bentuk_PDF_lewat_email\"><\/span>Apakah invoice boleh dikirim dalam bentuk PDF lewat email?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Boleh, dan sekarang justru jadi kebiasaan umum. Yang perlu dipastikan adalah invoice masuk ke alamat atau portal yang memang dipakai klien untuk memproses tagihan, bukan hanya ke kontak proyek. Simpan juga bukti pengiriman emailnya sebagai pegangan saat menagih susulan.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Berapa_lama_batas_jatuh_tempo_yang_wajar\"><\/span>Berapa lama batas jatuh tempo yang wajar?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Di Indonesia, tenggat 14 sampai 30 hari sejak invoice diterima adalah praktik yang lazim untuk transaksi antar usaha. Perusahaan besar dan instansi kerap memakai tenggat lebih panjang mengikuti siklus pembayaran internal mereka. Tanyakan siklusnya di awal kerja sama, agar arus kas Anda bisa direncanakan.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Bacaan_lanjutan\"><\/span>Bacaan lanjutan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<ul>\n<li><a href=\"https:\/\/majapahit.id\/blog\/2026\/08\/06\/apa-itu-payment-gateway\/\">Apa itu payment gateway dan kapan bisnis membutuhkannya<\/a><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/majapahit.id\/blog\/2026\/06\/25\/software-akuntansi-untuk-umkm-cara-memilih\/\">Software akuntansi untuk UMKM: cara memilih<\/a><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/majapahit.id\/blog\/2026\/07\/30\/apa-itu-qris-panduan-pemilik-usaha\/\">Apa itu QRIS: panduan untuk pemilik usaha<\/a><\/li>\n<\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Invoice adalah dokumen tagihan yang dikirim penjual kepada pembeli. Ini panduan praktisnya: isi wajib, jenis, cara membuat, dan kenapa tagihan sering telat dibayar.<\/p>\n","protected":false},"author":7,"featured_media":101794,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1326],"tags":[],"class_list":["post-101795","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-teknologi-bisnis"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.8 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Apa Itu Invoice: Panduan Praktis untuk Pemilik Usaha<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Apa itu invoice, apa isinya, bedanya dengan kwitansi dan faktur pajak, cara membuatnya, serta penyebab tagihan sering telat dibayar. Panduan untuk pemilik usaha.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/majapahit.id\/blog\/2026\/09\/03\/apa-itu-invoice\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Apa Itu Invoice: Panduan Praktis untuk Pemilik Usaha\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Apa itu invoice, apa isinya, bedanya dengan kwitansi dan faktur pajak, cara membuatnya, serta penyebab tagihan sering telat dibayar. Panduan untuk pemilik usaha.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/majapahit.id\/blog\/2026\/09\/03\/apa-itu-invoice\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog &amp; Berita - Majapahit Teknologi\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/facebook.com\/majapahit.id\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-09-03T03:15:53+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/majapahit.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/apa-itu-invoice-pemilik-usaha.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"893\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Paradita Umbara\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Paradita Umbara\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"8 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/majapahit.id\\\/blog\\\/2026\\\/09\\\/03\\\/apa-itu-invoice\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/majapahit.id\\\/blog\\\/2026\\\/09\\\/03\\\/apa-itu-invoice\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Paradita Umbara\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/majapahit.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/23b57e756ad75e89690097bdf1872192\"},\"headline\":\"Apa Itu Invoice: Panduan Praktis untuk Pemilik Usaha\",\"datePublished\":\"2026-09-03T03:15:53+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/majapahit.id\\\/blog\\\/2026\\\/09\\\/03\\\/apa-itu-invoice\\\/\"},\"wordCount\":1685,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/majapahit.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/majapahit.id\\\/blog\\\/2026\\\/09\\\/03\\\/apa-itu-invoice\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/majapahit.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/apa-itu-invoice-pemilik-usaha.jpg\",\"articleSection\":[\"Teknologi Bisnis\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/majapahit.id\\\/blog\\\/2026\\\/09\\\/03\\\/apa-itu-invoice\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/majapahit.id\\\/blog\\\/2026\\\/09\\\/03\\\/apa-itu-invoice\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/majapahit.id\\\/blog\\\/2026\\\/09\\\/03\\\/apa-itu-invoice\\\/\",\"name\":\"Apa Itu Invoice: Panduan Praktis untuk Pemilik Usaha\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/majapahit.id\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/majapahit.id\\\/blog\\\/2026\\\/09\\\/03\\\/apa-itu-invoice\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/majapahit.id\\\/blog\\\/2026\\\/09\\\/03\\\/apa-itu-invoice\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/majapahit.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/apa-itu-invoice-pemilik-usaha.jpg\",\"datePublished\":\"2026-09-03T03:15:53+00:00\",\"description\":\"Apa itu invoice, apa isinya, bedanya dengan kwitansi dan faktur pajak, cara membuatnya, serta penyebab tagihan sering telat dibayar. Panduan untuk pemilik usaha.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/majapahit.id\\\/blog\\\/2026\\\/09\\\/03\\\/apa-itu-invoice\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/majapahit.id\\\/blog\\\/2026\\\/09\\\/03\\\/apa-itu-invoice\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/majapahit.id\\\/blog\\\/2026\\\/09\\\/03\\\/apa-itu-invoice\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/majapahit.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/apa-itu-invoice-pemilik-usaha.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/majapahit.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/apa-itu-invoice-pemilik-usaha.jpg\",\"width\":1600,\"height\":893,\"caption\":\"Pemilik usaha kecil di Indonesia memeriksa lembar invoice di meja kerjanya\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/majapahit.id\\\/blog\\\/2026\\\/09\\\/03\\\/apa-itu-invoice\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/majapahit.id\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Uncategorized\",\"item\":\"https:\\\/\\\/majapahit.id\\\/blog\\\/category\\\/uncategorized\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Apa Itu Invoice: Panduan Praktis untuk Pemilik Usaha\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/majapahit.id\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/majapahit.id\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Berita & Blog Perkembangan Teknologi Terkini\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/majapahit.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"alternateName\":\"Majapahit Teknologi\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/majapahit.id\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/majapahit.id\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Majapahit Teknologi\",\"alternateName\":\"PT Majapahit Teknologi Nusantara\",\"url\":\"https:\\\/\\\/majapahit.id\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/majapahit.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/majapahit.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/05\\\/only-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/majapahit.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/05\\\/only-logo.png\",\"width\":1500,\"height\":1500,\"caption\":\"Majapahit Teknologi\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/majapahit.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/facebook.com\\\/majapahit.id\",\"https:\\\/\\\/instagram.com\\\/majapahit.id\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/majapahit.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/23b57e756ad75e89690097bdf1872192\",\"name\":\"Paradita Umbara\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/b587321a687e2f98a58b867b630f6b76f25f064a08ca60d1fe9e83eb302f2d04?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/b587321a687e2f98a58b867b630f6b76f25f064a08ca60d1fe9e83eb302f2d04?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/b587321a687e2f98a58b867b630f6b76f25f064a08ca60d1fe9e83eb302f2d04?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Paradita Umbara\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/majapahit.id\\\/blog\\\/author\\\/umbara\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Apa Itu Invoice: Panduan Praktis untuk Pemilik Usaha","description":"Apa itu invoice, apa isinya, bedanya dengan kwitansi dan faktur pajak, cara membuatnya, serta penyebab tagihan sering telat dibayar. Panduan untuk pemilik usaha.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/majapahit.id\/blog\/2026\/09\/03\/apa-itu-invoice\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Apa Itu Invoice: Panduan Praktis untuk Pemilik Usaha","og_description":"Apa itu invoice, apa isinya, bedanya dengan kwitansi dan faktur pajak, cara membuatnya, serta penyebab tagihan sering telat dibayar. Panduan untuk pemilik usaha.","og_url":"https:\/\/majapahit.id\/blog\/2026\/09\/03\/apa-itu-invoice\/","og_site_name":"Blog &amp; Berita - Majapahit Teknologi","article_publisher":"https:\/\/facebook.com\/majapahit.id","article_published_time":"2026-09-03T03:15:53+00:00","og_image":[{"width":1600,"height":893,"url":"https:\/\/majapahit.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/apa-itu-invoice-pemilik-usaha.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Paradita Umbara","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Paradita Umbara","Est. reading time":"8 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/majapahit.id\/blog\/2026\/09\/03\/apa-itu-invoice\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/majapahit.id\/blog\/2026\/09\/03\/apa-itu-invoice\/"},"author":{"name":"Paradita Umbara","@id":"https:\/\/majapahit.id\/blog\/#\/schema\/person\/23b57e756ad75e89690097bdf1872192"},"headline":"Apa Itu Invoice: Panduan Praktis untuk Pemilik Usaha","datePublished":"2026-09-03T03:15:53+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/majapahit.id\/blog\/2026\/09\/03\/apa-itu-invoice\/"},"wordCount":1685,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/majapahit.id\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/majapahit.id\/blog\/2026\/09\/03\/apa-itu-invoice\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/majapahit.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/apa-itu-invoice-pemilik-usaha.jpg","articleSection":["Teknologi Bisnis"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/majapahit.id\/blog\/2026\/09\/03\/apa-itu-invoice\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/majapahit.id\/blog\/2026\/09\/03\/apa-itu-invoice\/","url":"https:\/\/majapahit.id\/blog\/2026\/09\/03\/apa-itu-invoice\/","name":"Apa Itu Invoice: Panduan Praktis untuk Pemilik Usaha","isPartOf":{"@id":"https:\/\/majapahit.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/majapahit.id\/blog\/2026\/09\/03\/apa-itu-invoice\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/majapahit.id\/blog\/2026\/09\/03\/apa-itu-invoice\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/majapahit.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/apa-itu-invoice-pemilik-usaha.jpg","datePublished":"2026-09-03T03:15:53+00:00","description":"Apa itu invoice, apa isinya, bedanya dengan kwitansi dan faktur pajak, cara membuatnya, serta penyebab tagihan sering telat dibayar. Panduan untuk pemilik usaha.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/majapahit.id\/blog\/2026\/09\/03\/apa-itu-invoice\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/majapahit.id\/blog\/2026\/09\/03\/apa-itu-invoice\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/majapahit.id\/blog\/2026\/09\/03\/apa-itu-invoice\/#primaryimage","url":"https:\/\/majapahit.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/apa-itu-invoice-pemilik-usaha.jpg","contentUrl":"https:\/\/majapahit.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/apa-itu-invoice-pemilik-usaha.jpg","width":1600,"height":893,"caption":"Pemilik usaha kecil di Indonesia memeriksa lembar invoice di meja kerjanya"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/majapahit.id\/blog\/2026\/09\/03\/apa-itu-invoice\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/majapahit.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Uncategorized","item":"https:\/\/majapahit.id\/blog\/category\/uncategorized\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Apa Itu Invoice: Panduan Praktis untuk Pemilik Usaha"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/majapahit.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/majapahit.id\/blog\/","name":"Berita & Blog Perkembangan Teknologi Terkini","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/majapahit.id\/blog\/#organization"},"alternateName":"Majapahit Teknologi","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/majapahit.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/majapahit.id\/blog\/#organization","name":"Majapahit Teknologi","alternateName":"PT Majapahit Teknologi Nusantara","url":"https:\/\/majapahit.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/majapahit.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/majapahit.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/only-logo.png","contentUrl":"https:\/\/majapahit.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/only-logo.png","width":1500,"height":1500,"caption":"Majapahit Teknologi"},"image":{"@id":"https:\/\/majapahit.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/facebook.com\/majapahit.id","https:\/\/instagram.com\/majapahit.id"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/majapahit.id\/blog\/#\/schema\/person\/23b57e756ad75e89690097bdf1872192","name":"Paradita Umbara","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b587321a687e2f98a58b867b630f6b76f25f064a08ca60d1fe9e83eb302f2d04?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b587321a687e2f98a58b867b630f6b76f25f064a08ca60d1fe9e83eb302f2d04?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b587321a687e2f98a58b867b630f6b76f25f064a08ca60d1fe9e83eb302f2d04?s=96&d=mm&r=g","caption":"Paradita Umbara"},"url":"https:\/\/majapahit.id\/blog\/author\/umbara\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/majapahit.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/101795","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/majapahit.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/majapahit.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majapahit.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majapahit.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=101795"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/majapahit.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/101795\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majapahit.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/101794"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/majapahit.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=101795"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/majapahit.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=101795"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/majapahit.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=101795"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}