{"id":101757,"date":"2026-08-13T10:16:54","date_gmt":"2026-08-13T03:16:54","guid":{"rendered":"https:\/\/majapahit.id\/blog\/2026\/08\/13\/apa-itu-mvp-minimum-viable-product\/"},"modified":"2026-08-13T10:17:10","modified_gmt":"2026-08-13T03:17:10","slug":"apa-itu-mvp-minimum-viable-product","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/majapahit.id\/blog\/2026\/08\/13\/apa-itu-mvp-minimum-viable-product\/","title":{"rendered":"Apa Itu MVP (Minimum Viable Product)? Panduan untuk Pemilik Bisnis"},"content":{"rendered":"<p><strong>MVP (Minimum Viable Product) adalah versi paling sederhana dari sebuah produk digital yang sudah bisa dipakai orang sungguhan dan sudah menjawab satu masalah utama mereka.<\/strong> Tujuannya bukan menghemat biaya, tapi mempercepat jawaban atas satu pertanyaan: apakah ide ini benar-benar dibutuhkan pasar sebelum Anda menghabiskan anggaran penuh?<\/p>\n<p>Istilah ini dipakai luas di dunia startup dan pengembangan aplikasi. Sayangnya sering disalahpahami jadi &#8220;aplikasi setengah jadi&#8221; atau &#8220;aplikasi murah&#8221;. Padahal dua hal itu berbeda jauh, dan salah paham di titik ini yang bikin banyak proyek aplikasi berhenti di tengah jalan.<\/p>\n<p>Catatan singkat soal singkatan: di dunia olahraga dan game, MVP berarti Most Valuable Player. Artikel ini membahas MVP dalam arti Minimum Viable Product, yaitu istilah pengembangan produk.<\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_85 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-custom ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #383838;color:#383838\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #383838;color:#383838\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/majapahit.id\/blog\/2026\/08\/13\/apa-itu-mvp-minimum-viable-product\/#Kenapa_MVP_bukan_berarti_produk_murahan\" >Kenapa MVP bukan berarti produk murahan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/majapahit.id\/blog\/2026\/08\/13\/apa-itu-mvp-minimum-viable-product\/#Beda_MVP_wireframe_dan_prototipe\" >Beda MVP, wireframe, dan prototipe<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/majapahit.id\/blog\/2026\/08\/13\/apa-itu-mvp-minimum-viable-product\/#Cara_menentukan_isi_MVP_kunci_di_satu_alur_utama\" >Cara menentukan isi MVP: kunci di satu alur utama<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/majapahit.id\/blog\/2026\/08\/13\/apa-itu-mvp-minimum-viable-product\/#Contoh_MVP_dalam_konteks_bisnis_Indonesia\" >Contoh MVP dalam konteks bisnis Indonesia<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/majapahit.id\/blog\/2026\/08\/13\/apa-itu-mvp-minimum-viable-product\/#Berapa_lama_dan_berapa_besar_anggarannya\" >Berapa lama dan berapa besar anggarannya<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/majapahit.id\/blog\/2026\/08\/13\/apa-itu-mvp-minimum-viable-product\/#Cara_menguji_MVP_ke_pengguna_sungguhan\" >Cara menguji MVP ke pengguna sungguhan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/majapahit.id\/blog\/2026\/08\/13\/apa-itu-mvp-minimum-viable-product\/#Kesalahan_yang_paling_sering_terjadi\" >Kesalahan yang paling sering terjadi<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/majapahit.id\/blog\/2026\/08\/13\/apa-itu-mvp-minimum-viable-product\/#Setelah_MVP_jalan_lalu_apa\" >Setelah MVP jalan, lalu apa<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/majapahit.id\/blog\/2026\/08\/13\/apa-itu-mvp-minimum-viable-product\/#Pertanyaan_yang_sering_diajukan\" >Pertanyaan yang sering diajukan<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/majapahit.id\/blog\/2026\/08\/13\/apa-itu-mvp-minimum-viable-product\/#MVP_itu_singkatan_dari_apa\" >MVP itu singkatan dari apa?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-11\" href=\"https:\/\/majapahit.id\/blog\/2026\/08\/13\/apa-itu-mvp-minimum-viable-product\/#Berapa_jumlah_fitur_ideal_untuk_MVP\" >Berapa jumlah fitur ideal untuk MVP?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-12\" href=\"https:\/\/majapahit.id\/blog\/2026\/08\/13\/apa-itu-mvp-minimum-viable-product\/#Apa_bedanya_MVP_dengan_prototipe\" >Apa bedanya MVP dengan prototipe?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-13\" href=\"https:\/\/majapahit.id\/blog\/2026\/08\/13\/apa-itu-mvp-minimum-viable-product\/#Apakah_MVP_cocok_untuk_usaha_kecil_bukan_cuma_startup\" >Apakah MVP cocok untuk usaha kecil, bukan cuma startup?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-14\" href=\"https:\/\/majapahit.id\/blog\/2026\/08\/13\/apa-itu-mvp-minimum-viable-product\/#Apakah_MVP_bisa_dipakai_untuk_cari_investor\" >Apakah MVP bisa dipakai untuk cari investor?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-15\" href=\"https:\/\/majapahit.id\/blog\/2026\/08\/13\/apa-itu-mvp-minimum-viable-product\/#Kalau_pakai_aplikasi_siap_pakai_masih_perlu_MVP\" >Kalau pakai aplikasi siap pakai, masih perlu MVP?<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-16\" href=\"https:\/\/majapahit.id\/blog\/2026\/08\/13\/apa-itu-mvp-minimum-viable-product\/#Mulai_dari_yang_paling_kecil_dulu\" >Mulai dari yang paling kecil dulu<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kenapa_MVP_bukan_berarti_produk_murahan\"><\/span>Kenapa MVP bukan berarti produk murahan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Kata &#8220;minimum&#8221; di MVP mengacu pada <em>jumlah fitur<\/em>, bukan pada kualitas. Fitur yang masuk memang sedikit, tapi yang sedikit itu harus benar-benar jalan, tidak error, dan enak dipakai. Aplikasi dengan 30 fitur yang setengahnya rusak bukan MVP, itu produk gagal.<\/p>\n<p>Cara paling gampang membedakannya: MVP yang benar sudah bisa Anda serahkan ke pelanggan asli hari ini juga tanpa perlu minta maaf. Kalau Anda masih harus bilang &#8220;ini masih sementara ya, nanti diperbaiki&#8221;, berarti yang Anda punya prototipe, bukan MVP.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Beda_MVP_wireframe_dan_prototipe\"><\/span>Beda MVP, wireframe, dan prototipe<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Tiga istilah ini sering tertukar padahal fungsinya berbeda dan urutannya jelas.<\/p>\n<table>\n<thead>\n<tr>\n<th>Istilah<\/th>\n<th>Bentuknya<\/th>\n<th>Dipakai untuk<\/th>\n<th>Bisa dipakai pelanggan asli?<\/th>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<tbody>\n<tr>\n<td>Wireframe<\/td>\n<td>Sketsa layout hitam putih<\/td>\n<td>Menyepakati susunan halaman dan alur<\/td>\n<td>Tidak<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Prototipe<\/td>\n<td>Tampilan yang bisa diklik tapi datanya palsu<\/td>\n<td>Menguji alur ke calon pengguna, presentasi ke investor<\/td>\n<td>Tidak<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>MVP<\/td>\n<td>Aplikasi berfungsi penuh dengan data asli<\/td>\n<td>Menguji apakah orang mau memakai dan membayar<\/td>\n<td>Ya<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>Urutan idealnya wireframe, lalu prototipe, baru MVP. Tapi untuk usaha kecil dengan kebutuhan yang sudah jelas, tahap prototipe kadang bisa dilewati supaya lebih cepat sampai ke pengguna.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Cara_menentukan_isi_MVP_kunci_di_satu_alur_utama\"><\/span>Cara menentukan isi MVP: kunci di satu alur utama<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Kesulitan terbesar bukan membangun MVP, tapi memutuskan apa yang <em>tidak<\/em> masuk. Metode yang paling sering berhasil di lapangan cukup sederhana.<\/p>\n<ol>\n<li><strong>Tulis satu kalimat masalah utama.<\/strong> Contoh: &#8220;Pesanan pelanggan masuk lewat chat dan sering terlewat karena dicatat manual.&#8221;<\/li>\n<li><strong>Gambar satu alur dari awal sampai selesai.<\/strong> Pelanggan buka aplikasi, pilih barang, kirim pesanan, admin menerima notifikasi, pesanan ditandai selesai. Itu satu alur utuh.<\/li>\n<li><strong>Coret semua yang di luar alur itu.<\/strong> Laporan grafik, program poin, multi cabang, integrasi akuntansi, semuanya ditunda.<\/li>\n<li><strong>Tentukan ukuran keberhasilan sebelum dibangun.<\/strong> Misalnya: 30 pesanan masuk lewat aplikasi dalam sebulan pertama. Tanpa angka target, Anda tidak akan tahu MVP ini berhasil atau tidak.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Aturan praktisnya, kalau sebuah fitur dihapus dan alur utama tetap jalan, fitur itu bukan bagian dari MVP.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Contoh_MVP_dalam_konteks_bisnis_Indonesia\"><\/span>Contoh MVP dalam konteks bisnis Indonesia<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Supaya tidak terlalu abstrak, ini pola yang umum kami temui di proyek usaha lokal.<\/p>\n<p><strong>Toko bahan bangunan yang ingin aplikasi pemesanan.<\/strong> Versi lengkap yang dibayangkan pemiliknya biasanya berisi katalog, pembayaran online, pelacakan armada, dan laporan penjualan. MVP-nya cukup katalog, keranjang, dan kirim pesanan yang masuk ke dashboard admin. Pembayaran tetap transfer manual atau bayar di tempat dulu. Kalau pelanggan ternyata memang mau pesan lewat aplikasi dan bukan lewat chat, barulah pembayaran online dan pelacakan pengiriman dibangun.<\/p>\n<p><strong>Klinik yang ingin sistem janji temu.<\/strong> MVP-nya jadwal dokter, pemesanan slot, dan pengingat otomatis lewat WhatsApp. Rekam medis digital, resep elektronik, dan klaim asuransi menyusul di tahap berikutnya, karena tiga hal itu berat di sisi aturan dan butuh waktu lebih panjang.<\/p>\n<p><strong>Distributor dengan tim sales lapangan.<\/strong> MVP-nya satu layar input pesanan yang tetap bisa dipakai saat sinyal jelek, lalu sinkron ketika kembali online. Dashboard analitik untuk manajemen menyusul setelah datanya benar-benar terkumpul, karena analitik tanpa data isinya kosong.<\/p>\n<p>Pola yang sama muncul berulang: yang dipangkas duluan hampir selalu pelaporan, integrasi pihak ketiga, dan pengaturan hak akses yang rumit.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Berapa_lama_dan_berapa_besar_anggarannya\"><\/span>Berapa lama dan berapa besar anggarannya<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>MVP yang sehat biasanya selesai dalam hitungan minggu sampai beberapa bulan, bukan setahun. Kalau lini masa pengembangan versi pertama sudah menyentuh setahun, hampir pasti cakupannya kebanyakan dan itu bukan lagi MVP.<\/p>\n<p>Soal anggaran, rentangnya lebar karena tergantung jumlah layar, kerumitan aturan bisnis, dan apakah perlu tersambung ke sistem lain. Rincian faktor yang memengaruhi harga sudah kami bahas terpisah di <a href=\"https:\/\/majapahit.id\/blog\/2026\/05\/27\/berapa-biaya-jasa-pembuatan-aplikasi-mobile-indonesia-2026\/\">panduan biaya pembuatan aplikasi mobile<\/a>. Prinsip yang perlu dipegang: alokasikan anggaran untuk minimal dua putaran perbaikan setelah MVP diluncurkan. Banyak pemilik usaha menghabiskan seluruh dana di versi pertama, lalu tidak punya sisa untuk memperbaiki hal-hal yang baru ketahuan setelah dipakai pengguna asli. Padahal di situlah nilai MVP sebenarnya.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Cara_menguji_MVP_ke_pengguna_sungguhan\"><\/span>Cara menguji MVP ke pengguna sungguhan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>MVP yang tidak diuji ke orang asing nilainya nyaris nol. Peluncurannya juga tidak perlu besar. Beberapa cara yang murah dan biasanya cukup:<\/p>\n<ol>\n<li><strong>Pilih kelompok kecil yang jelas.<\/strong> Misalnya 20 pelanggan yang paling sering belanja, atau satu cabang saja kalau usaha Anda punya beberapa lokasi. Kelompok kecil bikin masalah lebih cepat kelihatan dan lebih gampang ditangani.<\/li>\n<li><strong>Dampingi pemakaian pertama.<\/strong> Duduk di samping pengguna saat mereka pertama kali membuka aplikasi, lalu diam dan perhatikan. Titik mereka ragu atau salah pencet adalah temuan paling berharga, dan itu tidak akan muncul di laporan mana pun.<\/li>\n<li><strong>Pasang pencatatan sejak hari pertama.<\/strong> Minimal Anda tahu berapa orang membuka aplikasi, berapa yang sampai selesai satu alur, dan di layar mana mereka berhenti.<\/li>\n<li><strong>Sediakan jalur keluhan yang gampang.<\/strong> Satu nomor WhatsApp untuk laporan masalah sudah cukup di tahap ini. Formulir yang berbelit bikin orang malas melapor dan Anda kehilangan masukan.<\/li>\n<li><strong>Kumpulkan dulu, jangan buru-buru menambal.<\/strong> Tampung masukan selama satu sampai dua minggu, kelompokkan mana yang berulang, baru perbaiki. Menambal tiap keluhan satu per satu bikin arah produk berantakan.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Satu hal yang sering terlewat: siapkan rencana kalau aplikasinya bermasalah di tengah jam sibuk. Untuk usaha yang operasionalnya jalan setiap hari, cara lama seperti catatan manual sebaiknya belum dimatikan sampai MVP terbukti stabil beberapa minggu.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kesalahan_yang_paling_sering_terjadi\"><\/span>Kesalahan yang paling sering terjadi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<ul>\n<li><strong>Memasukkan fitur karena &#8220;nanti pasti butuh&#8221;.<\/strong> Sebagian besar fitur yang ditambahkan dengan alasan ini tidak pernah dipakai.<\/li>\n<li><strong>Meluncurkan tanpa cara mengukur.<\/strong> Tanpa pencatatan pemakaian, Anda cuma bisa menebak.<\/li>\n<li><strong>Menganggap MVP sebagai produk final.<\/strong> MVP adalah awal percakapan dengan pasar, bukan garis akhir.<\/li>\n<li><strong>Menguji ke lingkaran terdekat saja.<\/strong> Teman dan keluarga hampir selalu bilang bagus. Yang Anda butuhkan pengguna yang tidak kenal Anda.<\/li>\n<li><strong>Memaksakan MVP untuk kebutuhan yang sudah pasti.<\/strong> Kalau proses bisnisnya sudah mapan dan tidak ada yang perlu divalidasi, misalnya penggantian sistem lama yang sudah jelas alurnya, pendekatan bertahap biasa lebih masuk akal daripada MVP.<\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Setelah_MVP_jalan_lalu_apa\"><\/span>Setelah MVP jalan, lalu apa<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Beri waktu satu sampai tiga bulan pemakaian nyata, lalu lihat datanya. Ada tiga kemungkinan hasil. Dipakai rutin, artinya lanjutkan dan tambah fitur sesuai permintaan yang paling sering muncul. Dipakai sesekali lalu ditinggalkan, artinya ada hambatan di alur yang perlu dibereskan sebelum menambah apa pun. Tidak dipakai sama sekali, artinya asumsi awal Anda meleset dan lebih baik ubah arah sekarang selagi kerugiannya masih kecil.<\/p>\n<p>Opsi ketiga terasa pahit, tapi justru itu keuntungan terbesar dari MVP. Anda tahu ide itu tidak jalan setelah keluar sedikit biaya, bukan setelah anggaran habis.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pertanyaan_yang_sering_diajukan\"><\/span>Pertanyaan yang sering diajukan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"MVP_itu_singkatan_dari_apa\"><\/span>MVP itu singkatan dari apa?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Dalam konteks pengembangan produk digital, MVP adalah singkatan dari Minimum Viable Product atau produk minimum yang layak pakai. Di konteks olahraga dan game, singkatan yang sama berarti Most Valuable Player, dan artinya tidak berhubungan.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Berapa_jumlah_fitur_ideal_untuk_MVP\"><\/span>Berapa jumlah fitur ideal untuk MVP?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Tidak ada angka pasti, tapi patokan yang praktis adalah semua fitur yang menopang satu alur utama dari awal sampai selesai. Untuk kebanyakan aplikasi usaha, jumlahnya berkisar tiga sampai lima fitur inti.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_bedanya_MVP_dengan_prototipe\"><\/span>Apa bedanya MVP dengan prototipe?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Prototipe hanya meniru tampilan dan alur dengan data palsu, dipakai untuk menguji ide sebelum dibangun. MVP adalah aplikasi yang benar-benar berfungsi dengan data asli dan sudah bisa dipakai pelanggan.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apakah_MVP_cocok_untuk_usaha_kecil_bukan_cuma_startup\"><\/span>Apakah MVP cocok untuk usaha kecil, bukan cuma startup?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Cocok, bahkan sering lebih relevan. Justru usaha dengan anggaran terbatas yang paling dirugikan kalau membangun aplikasi penuh dan ternyata pelanggannya tidak memakai. Mulai dari satu alur, ukur, baru kembangkan.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apakah_MVP_bisa_dipakai_untuk_cari_investor\"><\/span>Apakah MVP bisa dipakai untuk cari investor?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Bisa, dan biasanya lebih meyakinkan daripada presentasi saja. Yang dilihat investor umumnya bukan kelengkapan fiturnya, melainkan bukti bahwa ada orang yang benar-benar memakai produk itu.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kalau_pakai_aplikasi_siap_pakai_masih_perlu_MVP\"><\/span>Kalau pakai aplikasi siap pakai, masih perlu MVP?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Kalau ada produk berlangganan yang sudah cocok dengan kebutuhan Anda, memakainya dulu justru cara termurah menguji proses kerja sebelum memutuskan bikin custom. Pertimbangannya kami bahas di artikel <a href=\"https:\/\/majapahit.id\/blog\/2026\/07\/23\/apa-itu-saas-panduan-pemilik-bisnis\/\">apa itu SaaS<\/a>.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Mulai_dari_yang_paling_kecil_dulu\"><\/span>Mulai dari yang paling kecil dulu<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Kalau Anda sedang menimbang membangun aplikasi dan belum yakin apa yang harus masuk di versi pertama, bagian tersulitnya memang memilah. Tim kami terbiasa membantu memetakan alur utama dan memangkas cakupan sebelum satu baris kode ditulis, supaya anggaran terpakai di tempat yang benar. Silakan lihat <a href=\"https:\/\/majapahit.id\/jasa-pembuatan-aplikasi-android-ios-dan-desktop-murah\/\">layanan pembuatan aplikasi<\/a> kami, atau ajak diskusi dulu soal cakupan MVP Anda lewat WhatsApp untuk konsultasi 15 menit tanpa biaya.<\/p>\n<p>Bacaan terkait: <a href=\"https:\/\/majapahit.id\/blog\/2021\/10\/13\/metode-agile-development\/\">metode Agile dalam pengembangan aplikasi<\/a>.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>MVP adalah versi paling sederhana produk digital yang sudah bisa dipakai pengguna sungguhan. Ini cara menentukan isinya, contohnya, dan kesalahan yang sering terjadi.<\/p>\n","protected":false},"author":7,"featured_media":101756,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1324],"tags":[],"class_list":["post-101757","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pengembangan-aplikasi"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.8 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Apa Itu MVP (Minimum Viable Product)? Panduan Praktis<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"MVP adalah versi paling sederhana produk digital yang sudah bisa dipakai pelanggan. Cara menentukan isi MVP, contoh nyata, dan kesalahan yang sering terjadi.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/majapahit.id\/blog\/2026\/08\/13\/apa-itu-mvp-minimum-viable-product\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Apa Itu MVP (Minimum Viable Product)? Panduan Praktis\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"MVP adalah versi paling sederhana produk digital yang sudah bisa dipakai pelanggan. Cara menentukan isi MVP, contoh nyata, dan kesalahan yang sering terjadi.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/majapahit.id\/blog\/2026\/08\/13\/apa-itu-mvp-minimum-viable-product\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog &amp; Berita - Majapahit Teknologi\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/facebook.com\/majapahit.id\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-08-13T03:16:54+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-08-13T03:17:10+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/majapahit.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/mvp-minimum-viable-product-tim-menentukan-fitur.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"893\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Paradita Umbara\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Paradita Umbara\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/majapahit.id\\\/blog\\\/2026\\\/08\\\/13\\\/apa-itu-mvp-minimum-viable-product\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/majapahit.id\\\/blog\\\/2026\\\/08\\\/13\\\/apa-itu-mvp-minimum-viable-product\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Paradita Umbara\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/majapahit.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/23b57e756ad75e89690097bdf1872192\"},\"headline\":\"Apa Itu MVP (Minimum Viable Product)? Panduan untuk Pemilik Bisnis\",\"datePublished\":\"2026-08-13T03:16:54+00:00\",\"dateModified\":\"2026-08-13T03:17:10+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/majapahit.id\\\/blog\\\/2026\\\/08\\\/13\\\/apa-itu-mvp-minimum-viable-product\\\/\"},\"wordCount\":1426,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/majapahit.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/majapahit.id\\\/blog\\\/2026\\\/08\\\/13\\\/apa-itu-mvp-minimum-viable-product\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/majapahit.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/08\\\/mvp-minimum-viable-product-tim-menentukan-fitur.jpg\",\"articleSection\":[\"Pengembangan Aplikasi\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/majapahit.id\\\/blog\\\/2026\\\/08\\\/13\\\/apa-itu-mvp-minimum-viable-product\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/majapahit.id\\\/blog\\\/2026\\\/08\\\/13\\\/apa-itu-mvp-minimum-viable-product\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/majapahit.id\\\/blog\\\/2026\\\/08\\\/13\\\/apa-itu-mvp-minimum-viable-product\\\/\",\"name\":\"Apa Itu MVP (Minimum Viable Product)? Panduan Praktis\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/majapahit.id\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/majapahit.id\\\/blog\\\/2026\\\/08\\\/13\\\/apa-itu-mvp-minimum-viable-product\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/majapahit.id\\\/blog\\\/2026\\\/08\\\/13\\\/apa-itu-mvp-minimum-viable-product\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/majapahit.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/08\\\/mvp-minimum-viable-product-tim-menentukan-fitur.jpg\",\"datePublished\":\"2026-08-13T03:16:54+00:00\",\"dateModified\":\"2026-08-13T03:17:10+00:00\",\"description\":\"MVP adalah versi paling sederhana produk digital yang sudah bisa dipakai pelanggan. Cara menentukan isi MVP, contoh nyata, dan kesalahan yang sering terjadi.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/majapahit.id\\\/blog\\\/2026\\\/08\\\/13\\\/apa-itu-mvp-minimum-viable-product\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/majapahit.id\\\/blog\\\/2026\\\/08\\\/13\\\/apa-itu-mvp-minimum-viable-product\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/majapahit.id\\\/blog\\\/2026\\\/08\\\/13\\\/apa-itu-mvp-minimum-viable-product\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/majapahit.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/08\\\/mvp-minimum-viable-product-tim-menentukan-fitur.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/majapahit.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/08\\\/mvp-minimum-viable-product-tim-menentukan-fitur.jpg\",\"width\":1600,\"height\":893,\"caption\":\"Menyusun cakupan MVP: memisahkan fitur versi pertama dari backlog.\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/majapahit.id\\\/blog\\\/2026\\\/08\\\/13\\\/apa-itu-mvp-minimum-viable-product\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/majapahit.id\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pengembangan Aplikasi\",\"item\":\"https:\\\/\\\/majapahit.id\\\/blog\\\/category\\\/pengembangan-aplikasi\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Apa Itu MVP (Minimum Viable Product)? Panduan untuk Pemilik Bisnis\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/majapahit.id\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/majapahit.id\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Berita & Blog Perkembangan Teknologi Terkini\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/majapahit.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"alternateName\":\"Majapahit Teknologi\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/majapahit.id\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/majapahit.id\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Majapahit Teknologi\",\"alternateName\":\"PT Majapahit Teknologi Nusantara\",\"url\":\"https:\\\/\\\/majapahit.id\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/majapahit.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/majapahit.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/05\\\/only-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/majapahit.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/05\\\/only-logo.png\",\"width\":1500,\"height\":1500,\"caption\":\"Majapahit Teknologi\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/majapahit.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/facebook.com\\\/majapahit.id\",\"https:\\\/\\\/instagram.com\\\/majapahit.id\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/majapahit.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/23b57e756ad75e89690097bdf1872192\",\"name\":\"Paradita Umbara\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/b587321a687e2f98a58b867b630f6b76f25f064a08ca60d1fe9e83eb302f2d04?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/b587321a687e2f98a58b867b630f6b76f25f064a08ca60d1fe9e83eb302f2d04?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/b587321a687e2f98a58b867b630f6b76f25f064a08ca60d1fe9e83eb302f2d04?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Paradita Umbara\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/majapahit.id\\\/blog\\\/author\\\/umbara\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Apa Itu MVP (Minimum Viable Product)? Panduan Praktis","description":"MVP adalah versi paling sederhana produk digital yang sudah bisa dipakai pelanggan. Cara menentukan isi MVP, contoh nyata, dan kesalahan yang sering terjadi.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/majapahit.id\/blog\/2026\/08\/13\/apa-itu-mvp-minimum-viable-product\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Apa Itu MVP (Minimum Viable Product)? Panduan Praktis","og_description":"MVP adalah versi paling sederhana produk digital yang sudah bisa dipakai pelanggan. Cara menentukan isi MVP, contoh nyata, dan kesalahan yang sering terjadi.","og_url":"https:\/\/majapahit.id\/blog\/2026\/08\/13\/apa-itu-mvp-minimum-viable-product\/","og_site_name":"Blog &amp; Berita - Majapahit Teknologi","article_publisher":"https:\/\/facebook.com\/majapahit.id","article_published_time":"2026-08-13T03:16:54+00:00","article_modified_time":"2026-08-13T03:17:10+00:00","og_image":[{"width":1600,"height":893,"url":"https:\/\/majapahit.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/mvp-minimum-viable-product-tim-menentukan-fitur.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Paradita Umbara","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Paradita Umbara","Est. reading time":"7 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/majapahit.id\/blog\/2026\/08\/13\/apa-itu-mvp-minimum-viable-product\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/majapahit.id\/blog\/2026\/08\/13\/apa-itu-mvp-minimum-viable-product\/"},"author":{"name":"Paradita Umbara","@id":"https:\/\/majapahit.id\/blog\/#\/schema\/person\/23b57e756ad75e89690097bdf1872192"},"headline":"Apa Itu MVP (Minimum Viable Product)? Panduan untuk Pemilik Bisnis","datePublished":"2026-08-13T03:16:54+00:00","dateModified":"2026-08-13T03:17:10+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/majapahit.id\/blog\/2026\/08\/13\/apa-itu-mvp-minimum-viable-product\/"},"wordCount":1426,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/majapahit.id\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/majapahit.id\/blog\/2026\/08\/13\/apa-itu-mvp-minimum-viable-product\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/majapahit.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/mvp-minimum-viable-product-tim-menentukan-fitur.jpg","articleSection":["Pengembangan Aplikasi"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/majapahit.id\/blog\/2026\/08\/13\/apa-itu-mvp-minimum-viable-product\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/majapahit.id\/blog\/2026\/08\/13\/apa-itu-mvp-minimum-viable-product\/","url":"https:\/\/majapahit.id\/blog\/2026\/08\/13\/apa-itu-mvp-minimum-viable-product\/","name":"Apa Itu MVP (Minimum Viable Product)? Panduan Praktis","isPartOf":{"@id":"https:\/\/majapahit.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/majapahit.id\/blog\/2026\/08\/13\/apa-itu-mvp-minimum-viable-product\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/majapahit.id\/blog\/2026\/08\/13\/apa-itu-mvp-minimum-viable-product\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/majapahit.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/mvp-minimum-viable-product-tim-menentukan-fitur.jpg","datePublished":"2026-08-13T03:16:54+00:00","dateModified":"2026-08-13T03:17:10+00:00","description":"MVP adalah versi paling sederhana produk digital yang sudah bisa dipakai pelanggan. Cara menentukan isi MVP, contoh nyata, dan kesalahan yang sering terjadi.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/majapahit.id\/blog\/2026\/08\/13\/apa-itu-mvp-minimum-viable-product\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/majapahit.id\/blog\/2026\/08\/13\/apa-itu-mvp-minimum-viable-product\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/majapahit.id\/blog\/2026\/08\/13\/apa-itu-mvp-minimum-viable-product\/#primaryimage","url":"https:\/\/majapahit.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/mvp-minimum-viable-product-tim-menentukan-fitur.jpg","contentUrl":"https:\/\/majapahit.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/mvp-minimum-viable-product-tim-menentukan-fitur.jpg","width":1600,"height":893,"caption":"Menyusun cakupan MVP: memisahkan fitur versi pertama dari backlog."},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/majapahit.id\/blog\/2026\/08\/13\/apa-itu-mvp-minimum-viable-product\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/majapahit.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pengembangan Aplikasi","item":"https:\/\/majapahit.id\/blog\/category\/pengembangan-aplikasi\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Apa Itu MVP (Minimum Viable Product)? Panduan untuk Pemilik Bisnis"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/majapahit.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/majapahit.id\/blog\/","name":"Berita & Blog Perkembangan Teknologi Terkini","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/majapahit.id\/blog\/#organization"},"alternateName":"Majapahit Teknologi","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/majapahit.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/majapahit.id\/blog\/#organization","name":"Majapahit Teknologi","alternateName":"PT Majapahit Teknologi Nusantara","url":"https:\/\/majapahit.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/majapahit.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/majapahit.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/only-logo.png","contentUrl":"https:\/\/majapahit.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/only-logo.png","width":1500,"height":1500,"caption":"Majapahit Teknologi"},"image":{"@id":"https:\/\/majapahit.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/facebook.com\/majapahit.id","https:\/\/instagram.com\/majapahit.id"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/majapahit.id\/blog\/#\/schema\/person\/23b57e756ad75e89690097bdf1872192","name":"Paradita Umbara","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b587321a687e2f98a58b867b630f6b76f25f064a08ca60d1fe9e83eb302f2d04?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b587321a687e2f98a58b867b630f6b76f25f064a08ca60d1fe9e83eb302f2d04?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b587321a687e2f98a58b867b630f6b76f25f064a08ca60d1fe9e83eb302f2d04?s=96&d=mm&r=g","caption":"Paradita Umbara"},"url":"https:\/\/majapahit.id\/blog\/author\/umbara\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/majapahit.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/101757","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/majapahit.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/majapahit.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majapahit.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majapahit.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=101757"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/majapahit.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/101757\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":101758,"href":"https:\/\/majapahit.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/101757\/revisions\/101758"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majapahit.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/101756"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/majapahit.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=101757"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/majapahit.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=101757"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/majapahit.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=101757"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}